Afriana Dipanggil PB PASI

SETELAH kakaknya, Mery Paijo, atlet PPLP NTT, Afriana Paijo dipanggil PB PASI untuk bergabung dalam Pelatnas di Jakarta. Afriana dan sepuluh atlet lainnya dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan atletik yunior tingkat Asia di Jakarta bulan Juni nanti. Demikian Wakil Sekretaris Umum KONI Propinsi NTT, Eduard Setty di Kupang, Rabu (6/2/2008).

Menurut Setty, sebelas atlet yang dipanggil PB PASI adalah yang terbaik di nomornya. Afriana, kata Setty, akan berlomba di nomor lari 5.000 meter. "Sesuai surat dari PB PASI, Afriana Paijo akan berlomba untuk nomor 5.000 meter. Sebelas atlet yang dipanggil akan dilatih dalam Pelatnas di Jakarta dan Pangalengan, Jawa Barat sesuai spesialisasinya," jelas Setty.

Menurut Setty, sebelas atlet yang terpilih meraih hasil terbaik dalam beberapa kejuaraan resmi yang masuk kalender PB PASI. Afriana, kata Setty, memecahkan rekornas Kejurnas Antar-PPLP di Papua tahun 2007 dan meraih medali emas di kejuaraan Asian School Athletic Championship di Jakarta. "Afriana diminta segera bergabung dengan atlet lainnya paling lambat pekan ini. Karena dia adalah atlet binaan PPLP NTT, maka kami masih melakukan koordinasi dengan Dispora sebagai pembina," jelas Setty.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTT, Drs. Muhammad Wongso melalui Kasie Olahraga, Ari Mulyadi yang dihubungi mengatakan siap untuk mengirim Afriana ke Pelatnas. Namun, katanya, Dispora NTT masih akan melakukan konfirmasi dengan PB PASI untuk mengetahui konsekuensi lanjutan dari pengiriman Afriana. "Ada harapan agar Afriana masuk dalam Pelatnas jangka panjang. Ini baik untuk pembinaan," ujarnya.*
Lanjut...

Posted in Label: | 0 komentar

Belu Taklukkan Timor Leste

SEBANYAK 15 atlet dan tujuh ofisial Persatuan Bulutangkis Indonesia Timor Leste (PBITL) pada tanggal 1-2 Februari 2008 menggelar pertandingan persahatan dengan atlet bulutangkis dari Kabupaten Belu, NTT. Dalam laga persahabatan itu, Belu menaklukkan Timor Leste.

Ditemui di Atambua, Selasa (5/2/2008), Ketua Pengcab PBSI Kabupaten Belu, dr. Edi Usboko menjelaskan, pembinaan olahraga bulutangkis secara teratur baru dilakukan pengusaha dan staf kedutaan RI di Timor Leste. Pengusaha dan karyawan Kedubes RI di Dili hampir setiap saat melakukan kegiatan olahraga bulutangkis.

"Dari situlah mereka sepakat membentuk wadah yang diberi nama Persatuan Bulutangkis Indonesia Timor Leste yang disponsori Duta Besar Indonesia untuk RDTL. Pengurus PBITL menyurati Pengcab PBSI Belu untuk menggelar pertandingan persahabatan di Atambua selama dua hari di Gedung Romey Theater," jelas Usboko.

"Dari RDTL sebanyak 22 orang terdiri dari 15 atlet dan tujuh ofisial. Dalam pertandingan itu dibagi dalam dua tim. Pada laga perdana tim dari RDTL melawan tim gabungan dari Belu dan tim Belu memenangkan pertandingan. Dalam laga berikutnya dengan lima pertandingan juga dimenangkan tim tuan rumah," tambahnya.

Menurut Usboko, kegiatan persahabatan oleh tim PBITL ini sebagai ajang pembelajaran karena mereka berencana menggelar kompetisi setiap tiga bulan sekali di RDTL. Selain itu, katanya, akan digelar turnamen bulutangkis tingkat nasional di Dili, ibukota RDTL dalam rangka hari ulang tahun kenegaraan pada November 2008. *
Lanjut...

Posted in Label: | 0 komentar

NTT Kirim Petinju ke STE 2008

PENGURUS Propinsi (Pengprop) Pertina NTT dipastikan akan mengirim petinju mengikuti kejuaraan Sarung Tinju Emas (STE) di Denpasar-Bali, akhir Maret ini. Para petinju yang dikirim terdiri dari dua wanita dan tujuh laki-laki. Demikian diungkapkan Sekretaris Pengprop Pertina NTT, Samuel Haning, S.H, M.H, saat dihubungi di Kupang, Senin (11/2/2008).

Menurut Haning, sesuai keputusan PB Pertina, petinju putra NTT yang direkomendasikan ke STE adalah Robinson Djo, Atris Neolaka, Gordon Lehi Mabileni, Yanto Fallo, Deni Hitarihun, Yohanes Ndoli dan Abniel Daniel. Sementara dua petinju wanita, yakni Ofir Faot dan Dewi Mamoh. Selain Robinson Djo dan Gordon Mabileni, kata Haning, petinju yang dikirim adalah yang akan mewakili NTT di PON XVII 2008 di Kalimantan Timur.

Untuk diketahui, Robinson Djo saat ini bergabung di pelatnas jangka panjang Ragunan Jakarta. Robinson pada tahun 2007 lalu dikirim oleh PB Pertina untuk berlatih di Kuba selama enam bulan. Sementara Gordon Mabileni adalah peraih medali emas kejurnas yunior 2006. Peserta STE sesuai ketentuan PB Pertina, kata Haning, adalah semifinalis kejuaraan nasional atau pernah mewakili Indonesia ke luar negeri.

"Bagaimanapun juga NTT harus mengirim atlet ke STE. STE adalah satu-satunya ajang bagi kita untuk try out menjelang pelaksanaan PON, sehingga ajang ini akan dijadikan ujicoba kemampuan petinju kita," kata Haning.

Mengenai persiapan, kata Haning, para atlet saat ini sudah bergabung dalam pemusatan latihan daerah (Pelatda) PON XVII 2008, sehingga tidak ada persoalan. "Semua atlet yang lolos PON harus siap untuk ajang ini. Kemampuan mereka akan diuji sebelum bertarung di PON, sehingga kami akan meminta mereka untuk berlatih dengan serius," tegas Haning.

Salah seorang atlet NTT, Yanto Fallo yang ditemui mengaku sangat siap bertarung di STE. "Kami sudah berlatih dengan keras, namun kalau tidak ada ajang try out, maka akan sia-sia. Dari STE ini, saya bisa tahu kekuatan lawan di PON," ujar Yanto yang sudah menyumbang satu emas dan dua medali perunggu untuk NTT dari ajang STE. *
Lanjut...

Posted in Label: , | 0 komentar

Mery Sudah Bergabung di Pelatnas

ATLET Pengprop PASI NTT, Mery Paijo, yang didampingi pelatihnya, Frans Sales, mulai Senin (11/2/2008), sudah bergabung di Pelatnas Atletik di Jakarta. Mery Subardi dari Jawa Tengah dibawa bimbingan Frans Sales akan mewakili Indonesia dalam kejuaraan atletik nomor marathon di Hongkong.

Administrator Pengprop PASI NTT, Eduard Setty, di ruang kerjanya, Senin (11/2/2008), mengungkapkan bahwa, Mery dan Frans Sales lebih cepat bergabung di Jakarta karena jadwal kejuaraan di Hongkong dimajukan. Semula, kata Setty, kejuaraan tersebut akan digelar 3 Maret, namun panitia memajukannya menjadi 27 Februari 2008.

"Tidak ada masalah dengan kesiapan Mery dan Frans Sales. Keduanya sudah bergabung di Jakarta. Ada harapan Mery bisa memperbaiki prestasinya, sehingga dia bisa memetik hasil maksimal di PON XVII 2008 nanti," kata Setty.

Untuk diketahui, Mery Paijo dan Adriana Waru akan mewakili NTT di PON XVII 2008 yang akan digelar di Kalimantan Timur bulan Juli 2008. Di PON XVII, selain nomor Marathon, Mery juga akan berlomba untuk nomor 10.000 dan 5.000 meter.

Pada kesempatan Setty juga mengungkapkan bahwa sampai saat ini PB PASI belum mengeluarkan surat keputusan mengenai atlet-atlet yang akan bertanding di PON XVII. Dari kuota 300 atlet, kata Setty, saat ini masih lebih dari seratus jatah yang belum ditentukan.
"Kalau penentuannya berdasarkan rangking saat kualifikasi, maka NTT bisa menambah tiga atlet lagi, yakni Niko Sila, Tersiana Riwu Rohi dan Silvester Kolloh," kata Setty. *
Lanjut...

Posted in Label: , | 0 komentar

Futsal Diramaikan Kelompok Wanita

TURNAMEN futsal antar-klub se-Kota Kupang, Suzuki Flexi Platina Dispora (SFPD) Cup 2008 yang akan digelar di GOR Flobamora Kupang, 2 Februari mendatang bakal menarik. Pasalnya, panitia dari Mitra Sportindo Event Organizer juga akan mempertandingkan kelompok wanita, meski hanya sebatas eksebisi. Demikian diungkapkan Pimpinan Mitra Sportindo Event Organizer, Pieter Fomeni di Kupang, Kamis (17/1/2008).

"Berdasarkan usulan dari dispora bahwa futsal juga digemari oleh wanita, maka kami akan mengakomodirnya. Namun, pertandingan ini mungkin hanya sebatas eksebisi atau ujicoba karena timnya akan dibatasi," jelas Pieter.

Mengenai kategori putra, menurut Pieter, hingga hari Kamis sudah 60 klub dari target 64 klub yang mendaftar. "Sudah 60 klub yang mendaftar ke Mitra Sportindo maupun Platina Komputer. Namun, karena ada yang masih sebatas mendaftar tapi belum menyelesaikan persyaratan administrasinya, kami beri batas waktu sampai satu minggu ke depan untuk menyelesaikannya, karena masih banyak klub yang antre," jelas Pieter.

Menurut Pieter, turnamen futsal SFPD Cup 2008 ini digelar terbuka untuk masyarakat Kota Kupang, karena tujuan utamanya adalah sosialisasi. "Bersama para sponsor, kami ingin semua masyarakat Kota Kupang terlibat dalam turnamen ini. Karena, semakin banyak orang tahu tentang futsal maka akan semakin mencintainya sehingga untuk pembinaannya menjadi olahraga yang berprestasi tidak sulit lagi," ujarnya. (eko)
Lanjut...

Posted in Label: | 0 komentar